Mahasiswi Tewas Masuk Kolong Truk Usai Terserempet Mobil yang Kabur di Jalan Raya Taman Sidoarjo

Nasional

SIDOARJO – Sebuah kecelakaan lalu lintas memilukan terjadi di Jalan Raya Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat (22/5/2026). Seorang mahasiswi pengendara sepeda motor bernama Fairiz Anandita Nur Rosanti meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka sangat parah. Peristiwa nahas ini bermula saat kendaraan yang dikendarai korban diduga terserempet oleh sebuah mobil penumpang yang kemudian langsung melarikan diri dari lokasi, menyebabkan korban terjatuh dan terseret ke bawah roda truk gandeng yang sedang melaju.

Kepala Kepolisian Sektor Taman, Kompol Kanisius Franata, membenarkan kejadian tersebut dan merinci kronologi peristiwa yang menimpa korban yang beralamat di Dusun Menyanggong, Desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, saat kejadian korban sedang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi W 5938 OB bergerak dari arah Surabaya menuju ke arah Mojokerto melintasi jalur utama yang padat lalu lintas tersebut.

“Sesampainya di lokasi kejadian, korban berniat untuk mendahului kendaraan lain yang berjalan di depannya, yaitu sebuah truk gandeng bermuatan yang memiliki nomor polisi L 9127 UB. Truk tersebut dikemudikan oleh Eko Riwayanto, warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, dan berjalan searah dengan arah perjalanan korban,” ungkap Kompol Kanisius saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian.

Namun, niat mendahului kendaraan besar itu berakhir maut. Di saat yang sama dan di jalur yang berdekatan, diduga ada kendaraan lain yang juga bergerak melintas, yakni sebuah mobil jenis Toyota Agya berwarna hitam. Kendaraan penumpang tersebut diduga berada di sisi kiri atau samping sepeda motor korban saat manuver penyalipan dilakukan. Tanpa diduga, terjadi senggolan antara bodi mobil tersebut dengan sepeda motor yang dikendarai Fairiz Anandita.

“Saat sedang dalam proses mendahului truk gandeng tersebut, sepeda motor korban terserempet oleh mobil Toyota Agya warna hitam. Hingga saat ini kami belum dapat memastikan identitas maupun nomor polisi kendaraan mobil tersebut, sebab pengemudinya diketahui langsung mempercepat laju kendaraannya dan melarikan diri menjauhi lokasi kejadian tepat setelah insiden senggolan itu terjadi,” jelas Kanisius.

Akibat sentakan dan senggolan keras yang tidak terduga itu, korban langsung kehilangan kendali atas kemudi sepeda motornya. Keseimbangan kendaraan terganggu, menyebabkan korban dan motornya terguling dan terpental ke sisi kiri jalan raya. Dalam posisi tergelincir dan jatuh tersebut, tubuh korban dan kendaraannya justru masuk ke kolong kendaraan besar yang tadinya ingin didahului, tepatnya masuk ke bawah roda kanan belakang truk gandeng yang terus berjalan melaju.

Kekuatan hantaman dan beban roda truk yang berat membuat korban mengalami luka-luka parah di sekujur tubuh, terutama bagian kepala dan dada. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung berteriak dan berusaha memberi isyarat kepada pengemudi truk untuk berhenti, namun keterlambatan reaksi dan jarak yang cukup dekat membuat nasib korban tidak dapat lagi diselamatkan.

“Senggolan itu membuat korban terpental ke kiri dan masuk ke bawah ban kanan belakang truk gandeng. Korban mengalami luka berat yang fatal, sehingga nyawanya tidak tertolong lagi dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” tegas Kanisius menuturkan detik-detik terjadinya musibah tersebut.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Unit Lalu Lintas Polsek Taman segera bergegas ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengecekan kondisi korban, serta melakukan olah tempat kejadian guna mengumpulkan barang bukti dan jejak peristiwa. Tim medis juga dikerahkan untuk memastikan kondisi korban, namun sesampainya di lokasi tim medis sudah memastikan korban telah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Anwar Medika untuk proses pemeriksaan lebih lanjut dan persiapan penyerahan kepada keluarga. Sementara itu, pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti utama di lokasi, berupa sepeda motor yang dikendarai korban, truk gandeng beserta pengemudinya, serta sisa-sisa bagian kendaraan yang mungkin terlepas saat kejadian. Pengemudi truk juga telah dimintai keterangan lengkap terkait apa yang dilihat dan dialaminya saat peristiwa berlangsung.

“Kami sudah melakukan tindakan awal di TKP, membawa korban ke rumah sakit, dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Pengemudi truk masih kami mintai keterangan guna melengkapi berkas perkara dan mengetahui kronologi secara utuh dari sisi pengemudi kendaraan besar tersebut,” tambah Kanisius.

Saat ini, penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian tersebut telah dilimpahkan dari Unit Lantas Polsek Taman ke Unit Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo agar penanganan dan penyelidikan dapat dilakukan secara lebih mendalam dan terperinci.

Pihak kepolisian kini tengah berfokus untuk melacak keberadaan pengemudi mobil Toyota Agya berwarna hitam yang diduga menjadi penyebab awal insiden namun memilih untuk kabur. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pengecekan rekaman kamera pemantau lalu lintas di sekitar lokasi kejadian hingga mendata kendaraan dengan ciri-ciri serupa yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya.

Polisi mengimbau kepada masyarakat atau siapa saja yang melihat peristiwa tersebut atau mengetahui informasi mengenai identitas maupun keberadaan mobil yang dimaksud, agar berani datang memberikan keterangan di kantor kepolisian terdekat. Pengemudi yang diduga terlibat juga diharapkan segera melapor diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, mengingat peristiwa ini telah merenggut nyawa seseorang.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih dalam keadaan berduka mendalam dan mempersiapkan pemakaman jenazah. Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kedisiplinan berlalu lintas, serta tanggung jawab setiap pengemudi untuk tetap bertanggung jawab dan tidak meninggalkan lokasi kejadian jika terlibat dalam insiden di jalan raya, sekecil apa pun itu.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!