Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang Kedua Tahun Anggaran 2026: Dr. Zuhrotul Mar’ah Terima Aspirasi Warga dan Karang Taruna Gundih

Nasional

Surabaya, 20 Mei 2026 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah, yang tergabung dalam Komisi D Fraksi Gabungan PDI Perjuangan – PAN, resmi menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang Kedua Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 20 hingga 29 Mei 2026 ini bertempat di wilayah kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, dan secara khusus mengundang warga masyarakat serta pengurus dan anggota Karang Taruna yang meliputi wilayah RT 01 sampai RT 13, RW 06 Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.

Kegiatan reses ini merupakan momen penting dalam tugas dan fungsi anggota dewan, sebagai wadah langsung untuk menjalin komunikasi dua arah antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya. Dalam kegiatan ini, Dr. Zuhrotul Mar’ah hadir secara langsung untuk mendengar, menampung, dan mencatat setiap aspirasi, keluhan, usulan, serta harapan dari warga dan para pemuda yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna, yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan dan kemajuan lingkungan di tingkat warga.

Pada rangkaian kegiatan pembukaan, hadir ratusan warga dari seluruh lingkungan di wilayah RW 06 Kelurahan Gundih, mulai dari tokoh masyarakat, pengurus RT dan RW, para tokoh pemuda, hingga warga biasa yang antusias hadir untuk menyampaikan pendapat dan usulan mereka. Kehadiran perwakilan Karang Taruna dari setiap lingkungan menjadi bagian yang sangat disoroti, mengingat peran aktif mereka dalam berbagai kegiatan sosial, keamanan lingkungan, hingga program pemberdayaan pemuda di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Zuhrotul Mar’ah menyampaikan bahwa kegiatan reses ini adalah kewajiban sekaligus tanggung jawab utama sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh masyarakat. “Saya hadir di sini bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai wakil dan bagian dari saudara-saudara sekalian. Setiap suara yang disampaikan di sini adalah suara rakyat yang wajib saya perjuangkan dan bawa ke dalam rapat-rapat di dewan, agar kebijakan dan anggaran yang disusun nanti benar-benar menjawab kebutuhan dan keinginan warga di sini,” ujarnya saat membuka acara secara resmi.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya yang tinggi terhadap kehadiran dan semangat para pemuda Karang Taruna. Menurutnya, pemuda adalah kekuatan utama dan masa depan bangsa, sehingga setiap gagasan, usulan program, dan permasalahan yang dihadapi oleh para pemuda akan menjadi prioritas yang akan diperjuangkannya. “Karang Taruna adalah tulang punggung kemajuan lingkungan. Semangat, kreativitas, dan tenaga kalian adalah aset terbesar. Saya ingin mendengar langsung apa yang dibutuhkan agar organisasi ini semakin kuat, semakin produktif, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi warga sekitar,” tambahnya.

Selanjutnya, sesi penyampaian aspirasi berlangsung secara terbuka dan hangat. Berbagai hal disampaikan oleh para warga, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan seperti jalan lingkungan, saluran pembuangan air, fasilitas umum, hingga kebutuhan akan peningkatan layanan sosial dan pemberdayaan ekonomi warga. Sementara dari pihak Karang Taruna, disampaikan berbagai usulan mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan, program pelatihan keterampilan, pembinaan kepemimpinan pemuda, hingga dukungan untuk program-program kegiatan sosial dan budaya yang akan dilaksanakan ke depannya.

Setiap usulan dan keluhan yang disampaikan dicatat secara rinci oleh tim pendamping, dan Dr. Zuhrotul Mar’ah juga langsung memberikan tanggapan, penjelasan, serta arahan mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan selanjutnya. Banyak usulan yang langsung mendapatkan tanggapan positif dan akan segera ditindaklanjuti, sedangkan untuk hal yang membutuhkan kajian dan proses lebih lanjut, disampaikan bahwa hal tersebut akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan program kerja di tingkat pemerintah daerah.

Warga dan para pemuda yang hadir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mereka atas kesempatan dan perhatian yang diberikan. Mereka merasa senang dan dihargai karena bisa berbicara langsung dan menyampaikan hal-hal yang mereka rasakan dan butuhkan. “Ini kesempatan yang sangat berharga bagi kami, karena bisa menyampaikan langsung apa yang kami rasakan dan butuhkan, dan kami yakin apa yang kami sampaikan akan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh,” ujar salah satu perwakilan Karang Taruna yang hadir.

Rangkaian kegiatan reses ini akan berlangsung hingga tanggal 29 Mei 2026, dan akan terus berjalan dengan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut. Setelah kegiatan ini selesai, seluruh catatan dan hasil pertemuan akan disusun menjadi laporan dan bahan perjuangan yang akan dibawa kembali ke dalam lembaga dewan, untuk dijadikan dasar dalam penyusunan program kerja, kebijakan, serta anggaran pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dr. Zuhrotul Mar’ah juga menegaskan bahwa komunikasi dan keterbukaan ini akan terus dijaga dan ditingkatkan, tidak hanya saat masa reses saja, namun juga dalam kegiatan kesehariannya. “Jangan ragu untuk terus menyampaikan aspirasi dan informasi, karena saya hadir dan bekerja untuk melayani serta memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat, khususnya warga di wilayah saya perjuangkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kekeluargaan, menjadi bukti nyata bahwa demokrasi berjalan dengan baik di tingkat akar rumput, dan wakil rakyat hadir serta mendengar langsung suara rakyatnya.

(Husnan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!