
PEKANBARU – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, memberikan arahan dan himbauan tegas namun penuh pembinaan kepada seluruh personel jajaran Polda Riau. Dalam pesan yang disampaikannya, Wakapolda menekankan pentingnya pelaksanaan tugas yang penuh tanggung jawab, profesionalisme tinggi, serta senantiasa berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku di setiap kegiatan operasional maupun pelayanan kepada masyarakat.
Arahan ini disampaikan sebagai upaya konsisten untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat. Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi menegaskan bahwa setiap anggota Polri memiliki kewajiban mutlak untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan etika dalam setiap tindakan serta perilaku sehari-hari, baik saat bertugas maupun di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh personel Polda Riau agar senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan selalu berpedoman pada SOP yang berlaku. Jaga integritas, disiplin, serta marwah institusi Polri dalam setiap tindakan dan perilaku. Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra Polri,” tegas Wakapolda Riau.
Lebih lanjut, Wakapolda menyoroti pentingnya kesadaran diri setiap anggota untuk selalu bertindak sesuai koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Citra positif Polri yang Presisi tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi terwujud melalui sikap dan tindakan nyata setiap personel di lapangan. Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan, pelanggaran disiplin, hingga pelanggaran kode etik harus dapat dicegah dan dihindari sejak dini.
Dalam manajemen organisasi, Wakapolda Riau juga menegaskan adanya prinsip keadilan dan keseimbangan dalam pembinaan personel. Pihaknya menegaskan bahwa institusi sangat menghargai kontribusi dan kerja keras anggota yang menunjukkan kinerja terbaik.
“Bagi personel yang berprestasi, akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan,” ujarnya.
Hal ini menjadi bentuk motivasi dan dorongan bagi seluruh anggota untuk terus berinovasi, bekerja maksimal, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan tidak hanya diberikan dalam bidang operasional keamanan, tetapi juga dalam pelayanan publik, pembinaan wilayah, hingga prestasi akademik dan keahlian khusus.
Namun di sisi lain, bagi personel yang melalaikan kewajiban atau bahkan melakukan pelanggaran, institusi tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum dan administrasi. Wakapolda menegaskan komitmen Polda Riau untuk menindak tegas setiap pelanggaran tanpa pandang bulu.
“Namun, bagi yang melakukan pelanggaran, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi.
Penindakan tegas ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk sanksi, tetapi juga sebagai upaya pembersihan institusi dari unsur-unsur yang tidak bertanggung jawab, serta sebagai efek jera agar tidak terulang kembali di kemudian hari. Polda Riau berkomitmen untuk menegakkan aturan secara konsisten demi terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan profesional.
Di akhir arahannya, Wakapolda Riau mengajak seluruh jajaran untuk kembali menyatukan visi dan misi dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Kepercayaan publik adalah aset paling berharga yang harus dijaga dengan tindakan nyata, pelayanan prima, dan sikap yang humanis.
“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dan wujudkan Polri yang Presisi,” pungkasnya.
Dengan adanya arahan ini, diharapkan seluruh personel Polda Riau dapat semakin termotivasi untuk bekerja lebih baik, menjaga nama baik institusi, serta terus berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan masyarakat di Provinsi Riau sesuai dengan motto Polri yang Presisi.
(*)
