
Sidoarjo, 12 Februari 2026 Aksi dugaan pencurian sepeda motor hampir terjadi di Desa Pekarungan, RT 16 RW 05, pada Kamis dini hari (12/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung, upaya tersebut berhasil dibendung berkat kepedulian dan respon cepat dari warga sekitar yang melihat gerak-gerik mencurigakan di lingkungan permukiman mereka.
Kronologi kejadian dimulai ketika salah satu warga yang sedang terjaga karena kondisi tidak nyaman tidur melihat seseorang yang sedang bergerak dengan diam-diam di sekitar area parkir kendaraan di komplek rumah tinggal. Warga tersebut segera merasa curiga karena pada jam tersebut aktivitas masyarakat umumnya sudah tidak ada lagi, apalagi orang yang bergerak tanpa tujuan yang jelas di sekitar area parkir.
Tanpa ragu, warga tersebut segera menghubungi beberapa tetangga lainnya untuk mengecek kondisi lebih lanjut. Dalam waktu singkat, beberapa warga berkumpul dan mendekati orang yang dicurigai tersebut. Saat didekati, orang tersebut langsung menunjukkan reaksi yang mencurigakan dengan mencoba untuk melarikan diri, namun berhasil dicegah oleh warga yang sudah siap menghadang jalur pelariannya. Setelah diperiksa, ditemukan bahwa orang tersebut sedang mencoba untuk membongkar kunci kontak sebuah sepeda motor yang diparkir di lokasi tersebut.
Berkat kerja sama dan kecepatan tanggap dari warga sekitar, kendaraan yang menjadi target pencurian berhasil diamankan sebelum sempat dibawa kabur. Situasi kemudian dapat dikendalikan dengan baik, dan pihak warga segera melaporkan insiden tersebut ke Polsek setempat untuk mendapatkan bantuan dan tindakan lebih lanjut. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kewaspadaan dan kepedulian bersama antarwarga sangat berperan penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
Kepala Desa Pekarungan yang menyampaikan informasi terkait kejadian ini mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berperan dalam menggagalkan upaya pencurian tersebut. “Kami sangat bangga dengan kesadaran dan kepedulian yang ditunjukkan oleh warga Desa Pekarungan. Ini adalah contoh yang baik bagi seluruh masyarakat untuk selalu saling mengawasi dan menjaga keamanan lingkungan bersama,” ujarnya.
Menanggapi insiden ini dan menjelang datangnya bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, pihak kepolisian dan pemerintah lokal mengimbau seluruh masyarakat Sidoarjo untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha. Periode menjelang dan selama bulan Ramadan hingga Lebaran kerap dianggap sebagai masa yang rawan terjadinya kejahatan, terutama pencurian dan perampokan (curanmor). Hal ini dikarenakan aktivitas masyarakat yang lebih banyak berada di luar rumah untuk melakukan ibadah sahur, tarawih, serta persiapan mudik, sehingga kondisi rumah atau jalanan menjadi lebih lengang dan berpotensi menjadi target bagi pelaku kejahatan.
Selain itu, dalam beberapa waktu terakhir, informasi tentang aksi dugaan curanmor di berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo juga ramai diperbincangkan oleh masyarakat melalui media sosial dan percakapan langsung. Beberapa kasus yang telah dilaporkan menunjukkan bahwa pelaku kerap memilih waktu malam hari atau dini hari untuk melakukan tindakannya, dengan target utama kendaraan bermotor dan barang berharga yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian juga akan meningkatkan intensitas patroli di berbagai wilayah yang dianggap rawan, terutama pada malam hari dan dini hari. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan beberapa langkah pencegahan sederhana, seperti selalu mengunci rumah dan kendaraan dengan benar, memasang alat keamanan seperti kunci tambahan atau kamera CCTV jika memungkinkan, serta selalu saling menginformasikan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan ragu untuk melaporkan setiap hal yang dianggap mencurigakan, karena setiap informasi yang diberikan dapat menjadi kunci dalam mencegah atau menangkap pelaku kejahatan,” ujar seorang petugas polisi dari Polsek setempat yang menangani laporan insiden di Desa Pekarungan.
(red)
