
BATU, JAWA TIMUR – Sebuah kecelakaan lalu lintas akibat rem blong terjadi di Jalur Klemuk Jalan Rajaweksi, Kota Batu, pada hari Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kendaraan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi L 6167 UA yang sedang melintas di jalan menurun mengalami gangguan fungsi rem secara tiba-tiba, menyebabkan insiden yang menewaskan satu orang dan melukai tiga orang lainnya.
Kendaraan yang dikemudikan oleh salah satu korban yang belum dapat diidentifikasi secara pasti saat ini membawa tiga orang penumpang lainnya. Semua korban merupakan warga Dusun Kapas Lor RT 01 RW 05, Kelurahan Kapasmadya Baru, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Mereka diketahui sedang dalam perjalanan ke Kota Batu untuk tujuan pribadi sebelum kecelakaan terjadi.
Menurut informasi dari petugas Kepolisian Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu yang segera tiba di lokasi kejadian, sepeda motor mengalami rem blong saat sedang melaju di bagian jalan menurun yang cukup curam di Jalur Klemuk. Akibat hilangnya daya pengereman, kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik dan menabrak bagian tepi jalan serta beberapa struktur kecil yang ada di sekitar lokasi.
“Kami menerima laporan kejadian dari pengguna jalan sekitar pukul 13.05 WIB dan langsung mengirimkan tim ke lokasi. Saat tiba, satu orang korban sudah tidak bernapas lagi dan dinyatakan Meninggal Dunia (MD) di tempat oleh petugas medis yang juga segera datang. Tiga korban lainnya dalam kondisi luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda dan langsung kami bawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan perawatan medis segera,” ujar Kasat Lantas Polres Batu AKP Yoga Pratama dalam keterangan resmi setelah menangani insiden tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tim penyelidikan mencatat bahwa kondisi jalan menurun yang cukup panjang dan curam di Jalur Klemuk menjadi faktor utama yang membuat jalur ini dikenal rawan terjadi kecelakaan akibat gagal fungsi rem. Selain itu, pemeriksaan terhadap kendaraan menunjukkan bahwa rem belakang sepeda motor mengalami kebocoran cairan rem dan ausnya kampas rem, yang diduga menjadi penyebab langsung terjadinya rem blong.
“Jalur Klemuk memang telah lama dikenal sebagai titik rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang menurun secara signifikan. Kami telah melakukan berbagai upaya pencegahan, seperti pemasangan rambu peringatan tentang bahaya jalan menurun dan pentingnya memeriksa kondisi rem kendaraan, serta peningkatan patroli di wilayah tersebut. Namun, kasus seperti ini masih bisa terjadi karena kurangnya pemeriksaan berkala terhadap kondisi kendaraan oleh pengendara,” jelas AKP Yoga Pratama.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Hadi Susilo menyampaikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam menangani insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi ulang terhadap kondisi jalan di Jalur Klemuk. “Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap permukaan jalan dan struktur drainase di area tersebut, serta mempertimbangkan untuk menambah fasilitas keamanan seperti pijakan rem darurat atau perlengkapan penghambat kecepatan yang lebih efektif. Selain itu, kami juga akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara di jalan menurun,” ujarnya.
Sementara itu, pihak RS Hasta Brata Kota Batu mengkonfirmasi bahwa tiga korban yang diterima dalam kondisi luka-luka sedang dalam perawatan dan kondisi mereka kini sudah stabil. “Salah satu korban mengalami luka berat pada bagian tungkai atas, sementara dua lainnya mengalami luka ringan pada kepala dan badan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis yang sesuai dan dalam pemantauan tim dokter kami,” ujar Kepala Ruangan Gawat Darurat RS Hasta Brata dr. Siti Nurhaliza.
Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait penyebab pasti terjadinya kecelakaan, termasuk pemeriksaan mendetail terhadap kondisi kendaraan dan wawancara dengan saksi mata yang ada di lokasi kejadian. Hasil penyelidikan akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat upaya pencegahan kecelakaan di masa mendatang, terutama di jalur-jalur yang dikenal rawan seperti Jalur Klemuk.
Sebagai bentuk kepedulian, Polres Batu bersama Dinas Sosial Kota Batu akan memberikan bantuan kepada keluarga korban yang terkena dampak insiden ini. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, untuk selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan – khususnya sistem rem – sebelum melakukan perjalanan, terutama melalui jalur yang memiliki kondisi jalan menurun atau curam.
“Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab setiap orang. Selalu pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, patuhi peraturan lalu lintas, dan sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Ingat, satu langkah pencegahan bisa menyelamatkan nyawa kita dan orang lain,” pungkas AKP Yoga Pratama.
