
Polres Gresik secara tegas menyampaikan komitmen untuk melaksanakan rekrutmen anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bersih dan transparan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Pakta Integritas Penerimaan Terpadu Tahun Anggaran 2026. Kegiatan penting ini berlangsung pada hari Selasa (31/3/2026) dan digelar di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Gresik.
Acara penandatanganan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, dengan melibatkan berbagai pihak dari lintas instansi terkait. Antara lain yang turut berpartisipasi adalah Dinas Pendidikan Gresik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gresik, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, Dinas Kesehatan Gresik, hingga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Gresik. Keikutsertaan berbagai instansi ini menjadi bukti nyata akan dukungan kolaboratif dalam menjaga kredibilitas proses seleksi rekrutmen anggota Polri tahun ini.
Dalam seluruh tahapan seleksi yang akan dilaksanakan, Polres Gresik mengusung prinsip BETAH yang merupakan akronim dari Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam proses rekrutmen berjalan secara objektif, adil, dan sepenuhnya bebas dari segala bentuk kecurangan maupun praktik yang tidak pantas. Selain itu, penerapan prinsip humanis bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik dan menghormati martabat setiap peserta yang mendaftar.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kredibilitas dan keterbukaan seluruh proses seleksi. Menurutnya, partisipasi berbagai pihak terkait tidak hanya memperkuat sistem pengawasan, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan rekrutmen anggota Polri.
“Tujuannya mewujudkan rekrutmen yang BETAH dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Kapolres Ramadhan Nasution secara tegas, menekankan bahwa setiap langkah dalam proses seleksi akan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Perlu dicatat, hingga saat ini jumlah pendaftar yang mengajukan diri untuk mengikuti rekrutmen anggota Polri melalui Polres Gresik mencapai 141 orang. Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 106 peserta telah berhasil lolos tahap verifikasi administrasi awal. Tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan korps Polri di tahun ini diimbangi dengan komitmen penuh dari Polres Gresik untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi dengan penuh kejujuran dan transparansi, sehingga menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, memiliki integritas tinggi, dan siap untuk melayani masyarakat dengan baik.
(red)
