
SURABAYA – Aksi nekat sekelompok pencuri motor harus berakhir mengenaskan di kawasan Jalan Margorejo, Wonocolo, Surabaya. Tiga pria yang berniat menggasak kendaraan milik warga justru terjebak dan menjadi sasaran amukan massa setelah ketahuan beraksi pada Sabtu (4/4/2026) sore.
Peristiwa ini bermula saat ketiga pelaku menyusup masuk ke area parkir sebuah rumah kosong atau hunian. Dengan memanfaatkan kondisi lingkungan dan pagar yang tertutup, mereka merasa aman untuk menjalankan aksinya tanpa diketahui orang.
Membongkar Kunci Kontak, Motor Sudah Dinaiki
Sesampainya di dalam, para pelaku langsung mengincar motor milik penghuni kos. Salah satu motor target mereka bahkan sudah dinaiki oleh salah satu pelaku, sementara rekannya sibuk berusaha menjebol lubang kunci kontak.
Padahal, setir motor tersebut dalam kondisi terkunci rapat. Namun, hal itu tidak menyurutkan niat jahat mereka. Mereka terus berusaha memaksa membuka kunci dengan alat yang mereka bawa, seolah tidak takut ada yang melihat.
Diteriakkan “Maling!”, Warga Berdatangan
Sayangnya bagi mereka, kelicikan tersebut tidak lolos dari pengawasan warga. Seorang penghuni rumah yang kebetulan melihat gerak-gerik yang mencurigakan langsung menyadari ada yang tidak beres.
Tanpa pikir panjang, warga tersebut langsung berteriak kencang, “MALING! MALING!”
Teriakan keras itu sontak memecah keheningan sore dan langsung memancing perhatian tetangga sekitar. Dalam hitungan menit, warga berdatangan dari berbagai arah untuk mengejar dan mengamankan pelaku.
Panik, Pelaku Kocar-kacir Hingga Babak Belur
Mendengar teriakan massa yang semakin mendekat, ketiga pelaku langsung panik dan kehilangan akal sehat. Mereka mencoba melarikan diri, namun jalan sudah terblokir oleh warga yang sudah mengepung lokasi.
Akhirnya, ketiganya berhasil diringkus oleh warga. Rasa kesal dan emosi masyarakat yang selama ini sering dirugikan oleh ulah pencuri meledak saat itu juga.
Para pelaku pun menjadi sasaran amukan warga. Kondisi mereka dilaporkan babak belur dipukuli, bahkan terlihat menangis tersedu-sedu memohon ampun dan minta tolong, namun rasa kesal warga sudah memuncak.
Bukan Pemula, Diduga Serang Belasan Lokasi
Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, terungkap fakta yang mengejutkan. Ternyata, komplotan ini bukanlah pencuri pemula yang baru belajar mencuri.
Berdasarkan penelusuran data dan modus operandi, polisi menduga kuat ketiga pria ini adalah sindikat pencurian motor yang sudah lama beroperasi. Mereka diduga kuat telah melakukan aksi pembobolan dan pencurian di belasan lokasi tersebar tidak hanya di Surabaya, tetapi juga merambah hingga ke wilayah Sidoarjo dan Gresik selama beberapa tahun terakhir.
Kini, ketiga pelaku yang sudah babak belur tersebut telah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum yang tegas. Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa kerjasama antara warga dan kepolisian sangat efektif dalam memberantas kejahatan.
(red)
