
Surabaya – Kecelakaan lalu lintas memilukan kembali terjadi di Kota Surabaya, kali ini merenggut korban jiwa seorang pelajar asal Kabupaten Gresik. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Raya Sememi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 13.30 WIB, melibatkan sebuah truk boks dan sepeda motor Yamaha RX King, yang mengakibatkan pengendara motor tewas di lokasi kejadian.
Insiden yang terjadi di kawasan padat lalu lintas tersebut melibatkan truk boks merk Mitsubishi dengan nomor polisi W-9984-PA dan sepeda motor Yamaha RX King bernopol S-5030-TH. Akibat benturan yang sangat keras antara kedua kendaraan, pengendara motor tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban yang tewas dalam kecelakaan ini diketahui bernama Dava Satria Aruna Putra (19 tahun), seorang pelajar yang tinggal di Kabupaten Gresik. Kanit Gakkum Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, mengungkapkan bahwa korban mengalami luka berat pada bagian kepala yang menjadi penyebab utama kematiannya secara instan.
“Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit BDH Surabaya untuk keperluan visum guna mengetahui penyebab kematian secara lebih rinci sesuai dengan prosedur hukum,” ujar Suryadi saat memberikan keterangan terkait kronologi kejadian.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan oleh tim Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya, kecelakaan bermula saat truk boks yang dikemudikan oleh Chuzaini (59 tahun), warga Kabupaten Sidoarjo, melaju dari arah barat ke timur menuju arah pusat kota Surabaya. Saat memasuki lokasi kejadian di Jalan Raya Sememi, pengemudi truk memutuskan untuk melakukan manuver putar balik dengan berbelok ke kanan untuk mengubah arah perjalanan.
Namun, pada saat yang bersamaan, sepeda motor yang dikendarai oleh Dava Satria Aruna Putra melaju searah dengan arah perjalanan truk dan berada di sisi samping kendaraan besar tersebut. Jarak yang terlalu dekat antara kedua kendaraan pada saat manuver putar balik membuat tabrakan tak dapat dihindarkan, sehingga menyebabkan benturan yang cukup parah pada bagian depan sepeda motor dan sisi samping truk boks.
“Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) menunjukkan pengemudi truk diduga kurang berhati-hati saat melakukan manuver putar balik. Ia tidak sepenuhnya memastikan kondisi lalu lintas di sekitarnya sebelum melakukan gerakan yang dapat mengganggu aliran kendaraan lain,” jelas Suryadi.
Pihak kepolisian menduga bahwa kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian dari pengemudi truk dalam menjalankan kendaraannya. Namun demikian, tim penyidik masih terus melakukan penyelidikan secara mendalam guna memastikan kronologi lengkap dari kejadian tersebut serta menentukan dengan jelas tanggung jawab hukum yang akan dikenakan kepada pihak terkait.
Selama proses penyelidikan di lokasi kejadian, petugas telah melakukan langkah-langkah prosedural dengan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beserta semua dokumen pendukung seperti STNK dan SIM pengemudi. Selain itu, tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian pada saat insiden terjadi, guna mendapatkan informasi yang akurat dan komprehensif mengenai apa yang sebenarnya terjadi sebelum dan sesudah tabrakan.
Jalan Raya Sememi yang menjadi lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan sementara selama proses penyelidikan dan evakuasi korban serta kendaraan. Petugas lalu lintas segera melakukan pengalihan aliran kendaraan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas serta memastikan keamanan bagi pengguna jalan lainnya yang lewat di kawasan tersebut.
Keluarga korban yang segera datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan kabar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan anggota keluarga mereka yang masih sangat muda. Mereka berharap bahwa proses penyelidikan dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta memberikan keadilan bagi korban yang telah meninggal dunia.
Iptu Suryadi juga mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian saat berada di jalan raya, terutama saat akan melakukan manuver seperti putar balik, berbelok, atau berhenti mendadak. “Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Setiap pengemudi harus selalu memperhatikan kondisi sekitar dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa berharga,” tandasnya.
Pihak Polrestabes Surabaya menyatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus kecelakaan ini akan terus dilakukan hingga tuntas, dan semua pihak yang terbukti bertanggung jawab akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Kecelakaan ini menjadi pengingat kembali akan pentingnya disiplin dan kesadaran akan keselamatan dalam berlalu lintas, terutama di jalan raya yang memiliki arus lalu lintas padat seperti Jalan Raya Sememi Surabaya. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi dan korban dapat diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
(red)
