
SURABAYA – liputan, Kupas Tajam – Peristiwa kebakaran menggemparkan warga Rumah Susun (Rusun) Sumbo Blok H, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada dini hari sekitar pukul 14:30 siang WIB. Api diduga kuat berasal dari tabung gas elpiji di salah satu unit hunian yang berlokasi di lantai 3. Keterangan ini didapatkan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.
Kobaran api pertama kali terlihat membara dari dalam sebuah kamar di unit rusun tersebut. Dalam waktu yang sangat singkat, api membesar dengan cepat, disertai kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat jelas dari kejauhan. Kondisi mencekam ini sontak menimbulkan kepanikan massal di kalangan penghuni rusun yang tengah beristirahat. Warga berhamburan keluar dari unit masing-masing untuk menyelamatkan diri, sambil berusaha mengamankan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan dari amukan si jago merah.
Laporan mengenai insiden kebakaran ini dengan sigap diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran. Tak berapa lama, armada pemadam kebakaran berdatangan secara beriringan menuju lokasi kejadian. Diperkirakan sekitar 10 hingga 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman api dan mencegah penyebaran api ke blok maupun lantai rusun lainnya.
Namun, upaya pemadaman sempat menghadapi kendala. Akses jalan menuju rusun yang relatif sempit menjadi tantangan tersendiri, memaksa mobil-mobil pemadam kebakaran harus masuk secara bergantian. Beberapa unit bahkan harus mengantre cukup panjang sebelum dapat mendekati titik api dan memulai proses pemadaman. Meski demikian, kesigapan dan koordinasi yang baik dari petugas pemadam kebakaran memastikan api dapat segera dikendalikan.
Petugas berjibaku dengan api selama beberapa waktu, menunjukkan dedikasi luar biasa hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman terkendali. Proses pendinginan juga segera dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
Beruntung, dalam peristiwa nahas ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Seluruh penghuni rusun berhasil dievakuasi dengan selamat. Meskipun demikian, kebakaran ini menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada unit yang menjadi pusat api dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan tidak sedikit.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi serta menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran ini. Masyarakat, khususnya penghuni rusun, diimbau untuk senantiasa lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan rumah tangga, terutama yang berkaitan dengan tabung gas elpiji, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
(Chusnan)
