
GRESIK, JAWA TIMUR – Lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kembali menyaksikan pergantian pejabat pada posisi strategis, dengan resmi penugasan pengelola baru untuk tiga seksi penting. Penyesuaian struktur organisasi ini mencakup Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), serta Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB).
Langkah mutasi yang dilakukan oleh pimpinan Kejari Gresik merupakan bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas serta fungsi kejaksaan di wilayah hukum Gresik. Setiap posisi yang dinahkodai oleh pejabat baru memiliki peran krusial dalam mendukung pelayanan hukum publik dan penegakan hukum yang profesional.
Kasi Datun akan bertanggung jawab atas pengelolaan kasus-kasus perdata serta perkara terkait tata usaha negara, yang menjadi bagian penting dalam menjaga keadilan bagi masyarakat dan memastikan kelancaran tata pemerintahan di daerah. Sementara itu, Kasi Pidsus akan fokus menangani kasus-kasus tindak pidana khusus yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat dan kepentingan negara, seperti korupsi, terorisme, serta kejahatan ekonomi yang kompleks.
Di sisi lain, Kasi PAPBB akan mengurus seluruh proses pemulihan aset negara maupun masyarakat yang hilang akibat kejahatan, serta pengelolaan barang bukti dengan standar yang ketat untuk mendukung kelancaran proses peradilan. Tugas ini menjadi semakin penting mengingat kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset serta bukti hukum.
Meski belum diumumkan secara resmi nama-nama pejabat baru yang menjabat pada ketiga posisi tersebut, pihak Kejari Gresik menyampaikan bahwa setiap calon pejabat telah melalui seleksi dan penilaian yang ketat, dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta komitmen dalam menjalankan tugas kejaksaan. Pimpinan Kejari Gresik juga berharap bahwa kedatangan pejabat baru akan membawa semangat baru dan inovasi dalam menangani berbagai tantangan yang dihadapi oleh instansi.
Dengan pelaksanaan gerbong mutasi ini, Kejari Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan penegakan hukum yang adil, profesional, serta dapat dipercaya oleh masyarakat. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar seksi dalam menangani berbagai perkara hukum dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(red)
