
Gresik, Selasa (17/02/2026) – Kejadian tak terduga terjadi di kawasan Perum Patria Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, ketika dua pemuda ditemukan dalam kondisi tertidur lelap di pinggir jalan pada hari Selasa siang. Kedua orang tersebut diduga mengalami kelelahan hingga tidak menyadari waktu dan bangun kesiangan, namun keberadaan mereka sempat menimbulkan kecurigaan di kalangan warga yang melintas melewati lokasi kejadian.
👀 WARGA MELAPORKAN KEJADIAN, PETUGAS POLISI SEGERA TINJAU LOKASI
Menurut keterangan salah satu warga yang pertama kali menemukan kedua pemuda, mereka terlihat berbaring di tepi jalan tanpa ada aktivitas apapun sejak pagi hari. Seiring berjalannya waktu dan tidak ada tanda-tanda mereka akan bangun, warga mulai merasa khawatir dan mengira terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kami melihat mereka sudah berbaring di situ sejak sekitar pukul 08.00 pagi, dan sampai pukul 12.30 siang masih belum bangun. Karena khawatir ada yang salah, kami langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut,” ucap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Tak berselang lama setelah laporan diterima, tim petugas kepolisian dari Polsek terkait segera tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian dengan hati-hati membangunkan kedua pemuda untuk melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan terkait kondisi mereka saat itu.
🔍 BARANG BUKTI MINUMAN KERAS DITEMUKAN DEKAT TEMPAT ISTIRAHAT
Selama melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah botol plastik dan kaleng yang diduga merupakan wadah minuman keras. Botol-botol tersebut ditemukan tersebar di dekat tempat kedua pemuda beristirahat, meskipun kedua orang tersebut menyatakan bahwa mereka hanya mengalami kelelahan akibat aktivitas sebelumnya dan tidak mengakui telah mengonsumsi minuman beralkohol.
Petugas kepolisian menjelaskan bahwa meskipun kondisi kedua pemuda saat ini dalam keadaan baik dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami masalah kesehatan serius, pihaknya tetap melakukan pencatatan dan memberikan himbauan terkait pentingnya menjaga diri serta menghindari konsumsi minuman keras yang dilarang oleh peraturan dan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan dan keselamatan diri serta orang lain.
“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pemuda dan memberikan arahan serta himbauan. Meskipun mereka menyatakan kelelahan, ditemukannya barang bukti yang diduga minuman keras menjadi perhatian kami. Kami akan terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar menghindari hal serupa,” ujar salah satu petugas yang menangani kasus tersebut.
📢 PERISTIWA INI MENJADI PENGINGAT MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN
Kejadian ini muncul sebagai pengingat penting bagi seluruh masyarakat menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, agar lebih memperhatikan perilaku dan sikap sehari-hari. Bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat dinanti oleh umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Pihak kepolisian serta tokoh masyarakat mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan waktu menjelang Ramadhan dengan melakukan hal-hal positif, seperti mengikuti kegiatan kajian agama, mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan tetangga, serta membantu sesama yang membutuhkan. Konsumsi minuman keras tidak hanya melanggar norma agama dan sosial, tetapi juga dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kerusuhan, kecelakaan, dan kerusakan kesehatan jangka panjang.
“Kita semua diharapkan dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesediaan untuk berubah menjadi lebih baik. Hindari segala bentuk perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, dan mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang damai, harmonis, dan penuh berkah,” pungkas salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Driyorejo.
(red)
