Antrean Panjang Pengendara Motor Mengular di SPBU Sembayat Manyar dan SPBU Petro Jalan Dr Wahidin Kebomas Gresik Hingga Malam Selasa (31/3) – Diduga Dipicu Informasi Hoax Kenaikan Harga BBM Meskipun Pemerintah Sudah Menepis Isu

Nasional

Hingga malam hari Selasa (31/3), kondisi antrean panjang pengendara motor tercatat terjadi di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Gresik. Salah satu lokasi yang mengalami antrean cukup panjang adalah SPBU Sembayat, Kecamatan Manyar, di mana barisan kendaraan roda dua tampak mengular hingga menjangkau jalan raya sekitarnya. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Petro yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Kebomas Gresik, dengan antrean yang membentang cukup jauh dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit bagi setiap pengendara untuk dapat mengisi bahan bakar.

Pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa antrean mulai terbentuk sejak sore hari dan terus memanjang hingga malam hari, membuat pergerakan lalu lintas di sekitar lokasi SPBU menjadi sedikit terganggu. Banyak pengendara yang datang dengan tujuan mengisi bahan bakar dalam jumlah lebih banyak dari biasanya, dengan alasan ingin mempersiapkan diri sebelum terjadi kenaikan harga. Beberapa pengendara yang ditemui menyampaikan bahwa mereka mendapatkan informasi mengenai rencana kenaikan harga BBM yang akan berlaku segera, sehingga memutuskan untuk mengisi bahan bakar lebih awal.

Namun demikian, informasi mengenai kenaikan harga BBM yang menjadi alasan utama munculnya antrean panjang tersebut diduga kuat merupakan hoax. Pihak pemerintah telah secara resmi menepis isu mengenai kenaikan harga BBM dalam waktu dekat, menegaskan bahwa harga bahan bakar masih akan tetap stabil dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Harga Pasokan Bahan Bakar Minyak (BPH Migas) sebelumnya telah menyampaikan bahwa pasokan BBM di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Timur khususnya Gresik, tetap terjaga dengan baik dan tidak ada rencana untuk menaikkan harga dalam waktu dekat.

Pihak kepolisian dan dinas terkait juga telah melakukan pengawasan di sekitar lokasi SPBU yang mengalami antrean panjang, guna menjaga ketertiban lalu lintas dan mencegah terjadinya kerumunan yang dapat memicu masalah keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan selalu mencari sumber informasi resmi dari pemerintah atau lembaga terkait sebelum mengambil tindakan yang mungkin tidak perlu.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan atau mempercayai informasi hoax mengenai kenaikan harga BBM. Harga dan pasokan BBM saat ini tetap stabil, sehingga tidak perlu terjadi antrean seperti yang terjadi saat ini. Silakan selalu merujuk pada informasi resmi dari pemerintah untuk menghindari kesalahpahaman,” ujar salah satu perwakilan dinas terkait dalam keterangannya.

Masyarakat diharapkan dapat lebih cermat dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik dan harga barang penting seperti BBM, agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan akibat informasi yang tidak benar.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!