
MINAHASA – Ruang Maesa Polres Minahasa menjadi pusat kegiatan koordinasi lintas sektoral dalam menyambut Idul Fitri 1447 H, pada hari Senin (02/03/2026). Dalam pertemuan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Minahasa dan berbagai instansi terkait, pihak berwenang bersama-sama memperkuat sinergi guna memastikan kesiapan dalam berbagai aspek penting, mulai dari pengamanan masyarakat, kelancaran arus mudik pulang kampung, stabilitas harga bahan pokok esensial, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang mungkin terjadi menjelang dan selama hari raya.
Forkopimda dan Instansi Terkait Bersatu Dalam Satu Visi
Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa AKBP Johan Siahaan, S.I.K., M.H., dihadiri oleh Bupati Minahasa yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Sitorus, Dandim 1313/Minahasa Letkol Inf. Prasetyo Adi, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara untuk Wilayah Minahasa H. Muhammad Idris. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Pasar, dan Perindustrian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur kepolisian dari berbagai unit kerja Polres Minahasa.
Dalam sambutannya, Kapolres Minahasa menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektoral ini sangat krusial untuk memastikan seluruh elemen masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. “Idul Fitri adalah momen penting bagi umat Islam untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara. Oleh karena itu, kita sebagai pihak berwenang harus bekerja sama secara maksimal untuk menjamin bahwa setiap tahapan, mulai dari persiapan mudik hingga masa pemulangan, berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan,” ujar AKBP Johan Siahaan.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Sitorus menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa terhadap seluruh upaya yang akan dilakukan. “Kita akan memastikan bahwa semua sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani masyarakat. Sinergi antar instansi adalah kunci keberhasilan dalam menyambut momen spesial ini,” tambahnya.
Berbagai Aspek Penting Jadi Fokus Persiapan
Pertemuan ini membahas secara mendalam berbagai aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menyambut Idul Fitri 1447 H, antara lain:
Pengamanan dan Kelancaran Arus Mudik
Pihak berwenang menargetkan bahwa arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini akan berjalan dengan aman dan tertib. Polres Minahasa akan meningkatkan patroli di jalan-jalan utama yang menjadi rute mudik, terutama di ruas jalan yang berpotensi macet atau rawan kecelakaan. Selain itu, akan dilakukan pengaturan lalu lintas yang terpadu dengan Dishub Kabupaten Minahasa untuk meminimalkan kemacetan dan memastikan kelancaran pergerakan kendaraan.
Stabilitas Harga Bahan Pokok
Dinas Perdagangan, Pasar, dan Perindustrian akan melakukan pengawasan ketat terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok esensial seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar atau praktik pemalsuan dan pengendalian stok oleh pedagang. Tim pengawas akan ditempatkan di pasar-pasar tradisional dan modern sepanjang wilayah Kabupaten Minahasa mulai dari minggu depan.
Kesiapsiagaan Bencana
BPBD Kabupaten Minahasa melaporkan bahwa telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi potensi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, atau angin kencang yang sering terjadi menjelang musim penghujan berakhir. Tim救援队 telah siap ditempatkan di berbagai titik rawan bencana, dan sarana prasarana penanggulangan bencana seperti ambulans, alat pemadam kebakaran, dan tempat penampungan sementara telah dipersiapkan dengan baik.
Kesiapan Sarana Ibadah
Kementerian Agama Kabupaten Minahasa akan melakukan pemeriksaan terhadap semua masjid dan mushola sepanjang wilayah Minahasa untuk memastikan kelayakan fisik dan keamanannya saat digunakan untuk salat Idul Fitri. Selain itu, akan dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengamanan lokasi salat Idul Fitri yang diadakan di luar ruangan atau di tempat-tempat umum yang memiliki kapasitas besar.
Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–25 Maret dengan Tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”
Dalam rapat tersebut juga diumumkan bahwa Operasi Ketupat 2026 sebagai gerakan terpadu untuk menyambut Idul Fitri akan dilaksanakan mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini akan melibatkan seluruh unsur kepolisian di Polres Minahasa, bekerja sama dengan TNI, Dishub, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
Selama masa operasi, akan dilakukan berbagai kegiatan antara lain patroli intensif, razia keselamatan berkendara, pengawasan harga bahan pokok, serta penanganan cepat terhadap segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, pihak kepolisian juga akan menyediakan pos bantuan masyarakat di beberapa titik strategis untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan selama perjalanan mudik atau saat merayakan Idul Fitri.
“Operasi Ketupat tahun ini akan fokus pada pelayanan dan keamanan masyarakat. Kita ingin setiap keluarga yang melakukan perjalanan mudik dapat tiba dengan selamat dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama orang tersayang,” jelas AKBP Johan Siahaan.
Mari Bersama Wujudkan Idul Fitri yang Aman dan Bahagia
Pada akhir rapat, seluruh peserta sepakat untuk menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab dan kerja sama yang erat. Pihak berwenang juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan atau masalah yang ditemui kepada pihak berwenang melalui jalur yang telah disediakan.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bergandengan tangan untuk mewujudkan Idul Fitri 1447 H yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa,” pungkas Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Sitorus dalam penutupan rapat koordinasi.
