Tahu Tek & Tahu Telor Mbah Sangkel Joss: Ikon Kuliner Legendaris di Raya Pohjejer Gondang, Jalan Pacet Mojokerto

Nasional

Mojokerto – Di sepanjang jalur strategis Raya Pohjejer Gondang, tepatnya berada di kawasan Jalan Pacet, terdapat satu warung makan sederhana yang telah menjadi langganan dan rujukan para pencinta kuliner khas Jawa Timur selama puluhan tahun. Terlihat jelas spanduk kuning bercetak merah dan hitam bertuliskan mencolok: “TAHU TELOR – TAHU TEK – MBAH SANGKEL JOSS”, lengkap dengan logo sertifikasi halal yang menjamin keamanan dan kehalalan produknya. Nama “Mbah Sangkel” bukan sekadar nama dagang, melainkan sudah melekat kuat sebagai identitas rasa otentik yang dicari-cari warga lokal maupun para pengendara yang melintas rute Pacet–Mojokerto.

Berada di pinggir jalan utama yang ramai dilalui kendaraan menuju dan dari kawasan wisata Pacet, warung ini memiliki daya tarik tersendiri meski bangunannya tampak sederhana, beratapkan seng dan berpenampilan apa adanya. Tak ada meja dan kursi mewah, namun hampir setiap sore hingga malam hari tempat ini tak pernah sepi pembeli. Mulai dari pekerja yang pulang kerja, warga sekitar, hingga wisatawan yang sengaja berhenti untuk mencicipi kelezatan hidangan andalannya.

Tahu tek dan tahu telor adalah dua menu utama yang menjadi andalan Mbah Sangkel. Keduanya merupakan kuliner khas yang sudah akrab di lidah masyarakat Jawa Timur, namun racikan di tempat ini memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya berbeda dari tempat lain. Kunci utamanya terletak pada bumbu petisnya yang dibuat secara tradisional. Petis hitam kental diolah dengan takaran pas, menghasilkan rasa gurih yang mendalam, sedikit manis legit, beraroma sedap, dan memiliki tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan sesuai selera pembeli.

Proses penyajiannya pun masih mempertahankan cara tradisional. Tahu digoreng hingga kulitnya renyah namun bagian dalamnya tetap lembut. Untuk tahu tek, potongan tahu dicampur dengan lontong, tauge pendek yang masih segar, mentimun iris tipis, lalu disiram melimpah dengan bumbu petis spesial dan ditaburi bawang goreng renyah serta kerupuk udang. Sedangkan untuk tahu telor, ditambahkan telur ayam yang digoreng garing, memberikan tekstur dan rasa yang makin kaya serta mengenyangkan.

Rahasia bertahannya warung ini selama bertahun-tahun adalah komitmen menjaga kualitas rasa dan kejujuran dalam mengolah bahan. Semua bahan dipilih setiap hari agar kesegarannya terjamin. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau, bersahabat di kantong semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja. Hal ini membuat warung ini menjadi tempat makan favorit yang tidak membebani namun memuaskan selera.

Lokasinya yang berada di Raya Pohjejer Gondang, Jalan Pacet, membuatnya mudah ditemukan. Spanduk besar dengan foto Mbah Sangkel sendiri menjadi penanda yang tak sulit dikenali. Banyak pelanggan yang mengaku sudah menjadi langganan sejak muda, dan kini terus datang kembali bahkan membawa anak serta cucu mereka. Bagi mereka, makan di sini bukan sekadar memuaskan lapar, melainkan menikmati rasa nostalgia dan keaslian kuliner yang sulit ditemukan di tempat lain.

Di tengah menjamurnya tempat makan modern dengan berbagai gaya penyajian kekinian, warung Mbah Sangkel tetap eksis dan dicintai. Ia menjadi bukti nyata bahwa cita rasa yang konsisten, pelayanan yang ramah, dan lokasi yang strategis adalah kunci utama mempertahankan eksistensi dalam dunia kuliner. Bagi Anda yang melintas di kawasan Pacet–Mojokerto, sempatkanlah mampir. Nikmati seporsi tahu tek atau tahu telor di sini, dan rasakan sendiri kenapa warung sederhana ini layak disebut sebagai salah satu ikon kuliner legendaris di wilayah tersebut.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!