Boks Kontrol Lampu Lalu Lintas Jalan Pegirian Surabaya Dibobol, Komponen Dijarah Pencuri dan Sempat Sebabkan Kemacetan

Nasional

Surabaya, 11 Mei 2026 – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kondisi boks kontrol perangkat lampu lalu lintas atau traffic light di Jalan Pegirian, Surabaya, Jawa Timur, beredar luas dan menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial sejak akhir pekan lalu. Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat jelas pintu boks kontrol yang terbuka lebar dan dalam keadaan rusak, dengan bagian dalam yang kosong dan sejumlah komponen penting dikabarkan telah hilang dibawa kabur pencuri. Kejadian ini membuat sistem pengaturan arus lalu lintas di titik tersebut sempat mati total dan mengganggu kelancaran perjalanan ribuan pengguna jalan yang melintas.

Video yang diunggah oleh warga sekitar itu memperlihatkan kondisi boks kontrol yang tidak lagi tertutup rapat, seolah-olah dipaksa terbuka. Bagian dalamnya terlihat kosong melompong, tidak lagi terpasang alat-alat elektronik utama yang berfungsi mengatur pergantian nyala lampu merah, kuning, dan hijau. Dalam keterangan yang menyertai unggahan tersebut, warga menyebutkan bahwa hampir seluruh komponen vital di dalamnya raib, diduga keras dibawa oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Rekaman ini dengan cepat menyebar ke berbagai grup percakapan warga dan laman media sosial, memicu kekhawatiran akan keamanan fasilitas umum sekaligus keselamatan berlalu lintas.

Akibat hilangnya komponen pengatur tersebut, sistem traffic light di persimpangan Jalan Pegirian sempat mengalami pemadaman total selama beberapa waktu. Tidak adanya petunjuk lampu lalu lintas membuat arus kendaraan dari berbagai arah menjadi kacau, antrean kendaraan memanjang, dan berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas maupun benturan antar kendaraan. Warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi sempat kesulitan mengatur hak jalan, hingga petugas lapangan turun tangan untuk mengatur arus kendaraan secara manual demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Menanggapi kejadian yang meresahkan ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Beta Ramadhani, membenarkan adanya insiden pembobolan dan pencurian komponen di boks kontrol lampu lalu lintas tersebut. Dikonfirmasi awak media pada Senin (11/5/2026), Beta menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan dan laporan petugas lapangan, kejadian pencurian ini diperkirakan telah terjadi sekitar dua hari yang lalu, yakni pada Jumat (8/5/2026) atau kemarin Sabtu.

“Kejadiannya sekitar dua hari lalu, kalau tidak salah hari Jumat atau Sabtu kemarin. Ini bukan kejadian pertama kalinya, melainkan sudah kejadian yang ketiga kalinya di titik ini maupun lokasi serupa. Kami sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab ini yang merugikan banyak pihak dan membahayakan keselamatan bersama,” ungkap Beta Ramadhani.

Kerugian yang dialami tidak hanya berupa nilai materi dari perangkat elektronik yang dicuri, namun dampak yang jauh lebih besar adalah terganggunya pelayanan publik dan menurunnya tingkat keamanan serta keselamatan berlalu lintas. Lampu lalu lintas merupakan fasilitas umum yang sangat vital untuk menjaga keteraturan dan mencegah kecelakaan di persimpangan jalan yang padat kendaraan. Hilangnya komponen tersebut membuat fungsi pengaturan lalu lintas lumpuh sementara waktu.

Beta menegaskan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah hukum terkait insiden ini. Segala data dan bukti terkait pembobolan serta pencurian komponen tersebut telah diserahkan dan dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Penyidikan diharapkan segera dilakukan guna mengungkap siapa pelakunya, modus yang digunakan, hingga jaringan yang mungkin berperan dalam perdagangan barang curian berupa komponen fasilitas umum ini.

“Atas kejadian these, kami telah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti, diselidiki, dan pelaku bisa ditangkap serta dijerat dengan pasal yang berlaku. Kami berharap kasus ini bisa segera terungkap agar kejadian serupa tidak terus berulang di tempat lain,” tegas Beta kembali.

Selain langkah hukum, Beta juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Surabaya untuk turut serta menjaga dan mengawasi fasilitas umum yang telah disediakan pemerintah demi kepentingan bersama. Ia mengingatkan bahwa kerusakan, pembobolan, atau pencurian fasilitas jalan seperti lampu lalu lintas bukan hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan nyawa pengguna jalan, baik pengemudi kendaraan bermotor, pengendara sepeda motor, maupun pejalan kaki.

“Kami mengajak masyarakat, jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar fasilitas umum atau boks kontrol lampu lalu lintas, segera melapor ke petugas Dishub atau kepolisian. Mari kita jaga bersama, karena fasilitas ini untuk keselamatan kita semua. Kerusakan sedikit saja bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan,” pesannya.

Saat ini, tim teknis dari Dishub Kota Surabaya sedang bergerak cepat untuk memperbaiki dan memasang kembali komponen yang hilang, agar fungsi lampu lalu lintas di Jalan Pegirian dapat kembali beroperasi secara normal dalam waktu sesingkat mungkin. Pihaknya juga berjanji akan meningkatkan pengawasan dan pemasangan sistem keamanan tambahan pada fasilitas serupa di titik-titik rawan pencurian guna mencegah kejadian berulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih dalam tahap pengumpulan bukti dan keterangan terkait kasus pencurian komponen traffic light tersebut. Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap agar rasa aman dan nyaman di jalan raya Surabaya tetap terjaga dengan baik.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!