
SURABAYA – Komando politik Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Surabaya kini resmi berganti tangan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh DPP PAN dan turun pada Sabtu kemarin, nama Ghofar Ismail secara sah ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Surabaya yang baru.
Pengangkatan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan partai berlambang bintang tersebut di wilayah Kota Pahlawan. Ghofar Ismail dipercaya untuk memegang kendali organisasi, menggantikan sosok sebelumnya, Mahsun Jayadi, yang telah menyelesaikan tugas dan pengabdiannya dalam periode kepemimpinan lalu.
Proses Transisi Berjalan Lancar dan Demokratis
Keputusan ini merupakan hasil dari mekanisme internal partai yang telah melalui berbagai tahapan. Dengan terbitnya SK resmi tersebut, status kepemimpinan Ghofar Ismail kini memiliki landasan hukum yang kuat untuk menjalankan roda organisasi ke depan.
Di bawah kepemimpinan Ghofar Ismail, PAN Surabaya diharapkan dapat melakukan konsolidasi kekuatan yang lebih masif, memperluas basis massa, serta mempererat soliditas antar kader di seluruh tingkatan, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Tantangan dan Visi ke Depan
Menjabat sebagai Ketua DPD PAN di kota sebesar Surabaya tentu membawa tantangan tersendiri. Ghofar Ismail dituntut mampu menjaga marwah partai, meningkatkan elektabilitas, serta menjadikan PAN sebagai partai yang semakin dekat dan solutif bagi masyarakat.
Kehadiran figur baru ini juga diharapkan mampu membawa angin segar, inovasi program kerja, serta strategi politik yang lebih agresif namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan dan cita-cita partai.
Seluruh kader, pengurus, dan simpatisan PAN Surabaya pun diminta untuk segera bersatu padu, mendukung kepemimpinan baru ini demi mencapai tujuan bersama, khususnya dalam mempersiapkan diri menyambut berbagai agenda politik yang akan datang.
(red)
