
SURABAYA – Penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun Anggaran 2026 telah resmi dimulai di lingkungan Polda Jawa Timur. Ribuan calon anggota Polri dari berbagai daerah di Jawa Timur telah mengikuti tahapan seleksi melalui tiga jalur utama, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, hingga Tamtama Polri, dengan total pendaftar mencapai 6.464 orang dan sebanyak 5.126 peserta telah melalui proses verifikasi data.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jatim, Kombes Pol. Sih Harno, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan anggota Polri TA 2026 akan dilaksanakan dengan ketat mengikuti prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Prinsip ini menjadi landasan utama untuk memastikan bahwa setiap tahapan seleksi berjalan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta.
“Seluruh tahapan kami laksanakan dengan prinsip BETAH. Kami berkomitmen untuk menjaga integritas proses seleksi agar menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki integritas yang tinggi, dan siap untuk melayani masyarakat dengan profesional,” tegas Kombes Sih Harno dalam keterangan resmi yang disampaikan pada awal tahap seleksi.
Berdasarkan data yang telah terkumpul, total pendaftar yang mendaftar melalui berbagai jalur seleksi mencapai 6.464 orang, yang terdiri dari 5.091 peserta laki-laki dan 1.373 peserta perempuan. Setelah melalui tahap verifikasi administrasi dan kelengkapan dokumen, sebanyak 5.126 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Pihak Polda Jatim menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan bahwa setiap peserta memenuhi persyaratan dasar yang telah ditetapkan oleh pusat.
Dalam penerimaan tahun ini, Polda Jawa Timur membuka tiga jalur utama seleksi dengan berbagai formasi dan kompetensi khusus sesuai dengan kebutuhan operasional kepolisian di wilayah Jawa Timur, yaitu:
Taruna/Taruni Akpol: Jalur pendidikan tinggi selama 4 tahun yang menghasilkan perwira muda Polri dengan gelar sarjana
Bintara Polri: Jalur untuk calon anggota Polri dengan berbagai formasi serta kompetensi khusus sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan
Tamtama Polri: Jalur untuk calon anggota Polri dengan formasi khusus untuk Korps Brimob dan Polisi Air (Polair)
Selain tiga jalur utama tersebut, Polda Jatim juga menyediakan jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang ditujukan untuk peserta dengan potensi khusus, antara lain peserta berprestasi akademik, peserta penyandang disabilitas yang memenuhi syarat medis dan teknis, serta atlet berprestasi yang telah memberikan kontribusi bagi daerah atau negara. Jalur Rekpro ini menjadi upaya Polri untuk menarik sumber daya manusia berkualitas dengan potensi khusus yang dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi kepolisian.
Dalam kesempatan yang sama, Karo SDM Polda Jatim juga mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh peserta dan orang tua atau keluarga peserta untuk tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku sebagai calo atau joki yang menjanjikan kelulusan seleksi dengan imbalan uang atau barang berharga. Pihaknya menyatakan bahwa tidak ada mekanisme khusus untuk kelulusan seleksi selain melalui proses yang telah ditetapkan dan dilaksanakan secara transparan.
“Jangan percaya siapapun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Semua proses seleksi dilakukan secara objektif dan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim seleksi yang kompeten. Jika menemukan adanya pihak yang melakukan praktik tidak benar atau menjanjikan kelulusan dengan cara tidak sah, segera laporkan kepada pihak Polda Jatim atau ke kantor polisi terdekat,” tegas Kombes Sih Harno dengan tegas.
Untuk membantu calon peserta dalam menghadapi seleksi, pihak Polda Jatim juga menyampaikan bahwa kunci utama untuk lolos seleksi adalah melalui persiapan yang matang, usaha yang maksimal, serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Pihaknya telah menyediakan berbagai informasi dan panduan resmi mengenai persyaratan serta tahapan seleksi melalui kanal resmi Polda Jatim, termasuk melalui situs web resmi, akun media sosial resmi, serta penyuluhan yang dilakukan di berbagai daerah di Jawa Timur.
“Kami mengimbau seluruh calon peserta untuk fokus pada persiapan diri, baik dari segi fisik, akademik, maupun kesehatan. Pastikan untuk mengikuti informasi hanya dari sumber resmi agar tidak terjebak dalam informasi salah yang dapat merugikan diri sendiri. Lolos seleksi dengan cara yang jujur akan menjadi modal awal yang membanggakan untuk menjalani karier sebagai anggota Polri yang berintegritas,” tambahnya.
Proses seleksi penerimaan anggota Polri TA 2026 di Polda Jawa Timur akan berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, dengan tahapan yang mencakup tes administrasi, tes kesehatan, tes fisik, tes psikotes, hingga tes wawancara. Seluruh tahapan akan diawasi secara ketat oleh tim pengawas yang independen untuk memastikan bahwa prinsip BETAH tetap terjaga selama proses berlangsung.
Pihak Polda Jatim juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses seleksi ini dan memberikan dukungan kepada calon peserta yang sedang berjuang untuk mewujudkan cita-cita menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Dengan adanya penerimaan anggota baru yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi, diharapkan Polri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Jawa Timur.
(red)
