
MINAHASA, SULAWESI UTARA – Polres Minahasa resmi melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Samrat 2026” sebagai bentuk kesiapan penuh dalam menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Minahasa. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa AKBP Stevent J.R. Simbar ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, aparatur terkait, serta personel gabungan dari Polri dan TNI.
Acara apel gelar pasukan berlangsung di halaman utama Polres Minahasa, dengan suasana yang khidmat dan penuh semangat. Dalam arahannya, AKBP Stevent J.R. Simbar menegaskan bahwa Operasi Ketupat Samrat 2026 bertujuan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat agar dapat melakukan perjalanan mudik dan merayakan hari raya dengan aman, nyaman, dan tertib.
“Kami telah mempersiapkan seluruh personel dan sarana prasarana untuk menjalankan tugas selama operasi. Tidak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga pada pencegahan kejahatan, penanganan bencana, serta pemberian pelayanan publik kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolres Minahasa.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain perwakilan dari Kodim wilayah Minahasa, Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, serta elemen masyarakat yang turut berperan dalam mendukung keberhasilan operasi. Pada sesi berikutnya, terdapat prosesi penandatanganan atau penyerahan simbolis yang menjadi bukti komitmen bersama dari seluruh pihak terkait dalam menyukseskan pengamanan musim mudik.
Operasi Ketupat Samrat 2026 akan berjalan sejajar dengan jadwal operasi nasional, yaitu mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Di wilayah Minahasa, personel gabungan akan fokus pada pengawasan jalur mudik utama yang menghubungkan Kabupaten Minahasa dengan daerah sekitarnya, serta titik-titik keramaian seperti pasar, terminal, dan tempat ibadah. Beberapa jenis pelanggaran yang akan menjadi fokus penindakan antara lain penggunaan kendaraan tidak layak jalan, pelanggaran batas kecepatan, tidak menggunakan alat pelindung diri, serta pelanggaran peraturan lalu lintas lainnya yang berpotensi mengganggu keselamatan.
Selain itu, Polres Minahasa juga telah menyiapkan pos bantuan mudik di beberapa lokasi strategis untuk memberikan pertolongan pertama, informasi terkini mengenai kondisi jalan, serta fasilitas pendukung seperti air minum dan tempat istirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Personel juga akan bekerja sama dengan pihak kesehatan untuk menangani kasus kesehatan yang mungkin terjadi selama perjalanan mudik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan bekerja sama dengan aparatur keamanan. Jika menemukan kendala atau ada hal yang perlu dilaporkan, jangan ragu untuk menghubungi pos polisi terdekat atau melalui nomor darurat yang telah kami siapkan,” tambah AKBP Stevent J.R. Simbar.
Operasi Ketupat Samrat 2026 juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama momen penting perayaan Idul Fitri, yang tidak hanya memiliki nilai religius tetapi juga berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah melalui aktivitas perputaran barang dan jasa selama musim mudik.
Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak dan kesiapan personel yang maksimal, Polres Minahasa berharap bahwa Operasi Ketupat Samrat 2026 dapat berjalan dengan sukses, sehingga seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa dapat merayakan Idul Fitri 1447 H dengan khidmat, damai, dan penuh berkah.
