BANDA ACEH – WAKAPOLDA ACEH BRIGJEN POL. ARI WAHYU WIDODO, S.I.K., MEMIMPIN APEL PELEPASAN 249 MAHASISWA STIK LEMDIKLAT POLRI ANGKATAN KE-83/WPS YANG TUNTASKAN TUGAS PENGABDIAN MASYARAKAT (DIANMAS) DI SEJUMLAH DAERAH TERDAMPAK BENCANA DI PROVINSI ACEH – KEGIATAN KEMANUSIAAN PERCEPAT PEMULIHAN DAN BANGUN OPTIMISME MASYARAKAT, KAPOLDA ACEH: “PENGALAMAN INI JADI LABORATORIUM KEPEMIMPINAN BERHARGA UNTUK PEMIMPIN MASA DEPAN POLRI”

Nasional

BANDA ACEH – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., memimpin apel pelepasan sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS yang telah berhasil menuntaskan tugas Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di sejumlah daerah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.

Acara apel pelepasan berlangsung di Meuligoe Polda Aceh pada Minggu, 1 Maret 2026, dengan dihadiri oleh para Pembimbing (Paping) mahasiswa STIK, seluruh mahasiswa peserta Dianmas, Inspektur Wakil Daerah (Irwasda) Polda Aceh, Kasubaran Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Aceh, Kepala Bidang Pembinaan (Kabidpropam) Polda Aceh, Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Aceh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam amanat yang disampaikan Wakapolda Aceh atas nama Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, disebutkan bahwa sejak tanggal 9 Februari 2026, para mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS telah tiba di Aceh untuk melaksanakan kegiatan Dianmas yang menyebar ke 12 kabupaten/kota yang terdampak bencana alam di provinsi tersebut.

Amanat Kapolda Aceh menekankan bahwa kehadiran para mahasiswa tidak sekadar menjadi bagian dari kurikulum pendidikan formal, tetapi juga merupakan wujud nyata komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kompetensi konseptual yang kuat, tetapi juga telah teruji secara moral, emosional, dan mampu berinteraksi dengan baik di tengah masyarakat.

“Penugasan tersebut menuntut kepekaan, kemampuan adaptasi, serta kepemimpinan lapangan yang nyata. Dalam situasi pascabencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga kehadiran negara yang menenangkan, menguatkan, dan memberikan harapan. Di sinilah saudara hadir sebagai wajah Polri yang humanis dan solutif,” demikian bunyi amanat Kapolda Aceh.

Selama masa pelaksanaan Dianmas, para mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai jenis kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut antara lain meliputi penyaluran bantuan kemanusiaan, pembersihan fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah, pemberian layanan trauma healing bagi korban bencana, pelayanan kesehatan dasar, serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang mendukung pemulihan masyarakat. Kegiatan ini dinilai tidak hanya memberikan kontribusi pada perbaikan kondisi fisik pascabencana, tetapi juga berperan penting dalam membangun kembali semangat dan optimisme di kalangan masyarakat lokal.

Kapolda Aceh juga menyampaikan bahwa pada acara Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh tanggal 24 Februari 2026 silam, pihaknya telah memberikan penghargaan kepada para Paping serta perwakilan mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama pelaksanaan tugas Dianmas.

“Penghargaan tersebut merupakan refleksi bahwa kerja keras, loyalitas, dan keikhlasan tidak pernah luput dari perhatian,” ujarnya dalam amanat yang dibacakan Wakapolda Aceh.

Lebih lanjut, Kapolda Aceh mengingatkan bahwa pengalaman selama menjalankan tugas Dianmas di daerah terdampak bencana di Aceh hendaknya menjadi laboratorium kepemimpinan yang sangat berharga bagi setiap mahasiswa. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diajak memahami bahwa esensi kepemimpinan bukan sekadar memberikan perintah, tetapi juga mampu mendengar suara masyarakat; bukan hanya mengatur kegiatan, tetapi juga merasakan kondisi dan kebutuhan yang ada; serta tidak sekadar hadir secara fisik, melainkan hadir dengan penuh empati terhadap setiap individu yang dibantu.

Ke depan, para mahasiswa akan mengemban amanah yang lebih besar sebagai perwira Polri dengan berbagai tantangan tugas yang akan semakin kompleks. Oleh karena itu, mereka diharapkan untuk terus menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan kemanusiaan dalam setiap langkah dan pelaksanaan tugas yang akan diemban kelak.

Menutup amanatnya, Kapolda Aceh menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh para Paping dan mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS atas dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian yang tinggi selama menjalankan tugas Dianmas di wilayah hukum Polda Aceh.

“Saudara telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik institusi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan selaras dengan tujuan pendidikan. Semoga seluruh pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan menjadi amal pengabdian yang bernilai dan membanggakan, baik bagi institusi maupun bagi diri pribadi,” pungkas amanat Kapolda Aceh.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!