PASTIKAN PERAYAAN IMLEK AMAN, BRIMOB KALTIM BERIKAN PENGAWASAN INTENSIF DI VIHARA BUDDHA MANGGALA BALIKPAPAN

Nasional

BALIKPAPAN – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti seluruh area Vihara Buddha Manggala Kota Balikpapan pada Senin (16/02/2026) saat masyarakat merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Ratusan jemaat dari berbagai kalangan datang ke vihara untuk memanjatkan doa syukur, mengikuti rangkaian ibadah perayaan, serta berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan sesama umat Buddha, dengan suasana yang tetap kekhusyukan dan terjaga kondusifitasnya berkat dukungan pengamanan dari pihak kepolisian.

Guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa hambatan, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengerahkan tim patroli khusus yang dipimpin langsung oleh Bripka Dedy Supriadi, bersama tiga personel lainnya. Tim tersebut melaksanakan tugasnya dengan penuh profesionalisme, melakukan pemantauan menyeluruh di setiap sudut area vihara – mulai dari pintu masuk utama yang menjadi akses masuk keluar jemaat, ruang ibadah utama yang menjadi pusat kegiatan, hingga area parkir kendaraan yang menjadi titik rawan kemacetan dan kerumunan.

Selain melakukan patroli berkala di seluruh lokasi, personel Gegana juga menjalankan tugas sterilisasi area secara menyeluruh sebelum dan selama pelaksanaan perayaan. Langkah ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya potensi benda berbahaya atau ancaman yang mungkin mengganggu kelancaran acara. Tak hanya itu, personel juga melakukan patroli dialogis dengan pengelola vihara dan para jemaat yang hadir, memberikan arahan terkait tata tertib serta mendengarkan masukan atau keluhan dari masyarakat terkait kondisi keamanan di lokasi.

“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan secara fisik, namun juga berusaha untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang maksimal bagi setiap jemaat yang datang beribadah. Patroli dialogis menjadi cara kami untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga setiap potensi masalah dapat diatasi dengan cepat sebelum berkembang menjadi hal yang lebih besar,” ujar Bripka Dedy Supriadi saat ditemui di lokasi perayaan.

Selain menjaga keamanan dalam area vihara, kehadiran aparat kepolisian juga memberikan kontribusi penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi Vihara Buddha Manggala. Personel yang ditempatkan di titik-titik strategis di jalan raya sekitar vihara membantu mengatur aliran kendaraan, mencegah terjadinya kemacetan yang dapat mengganggu perjalanan jemaat maupun masyarakat umum yang lewat. Langkah ini menjadi bukti komitmen kepolisian untuk memberikan layanan yang komprehensif, tidak hanya terkait keamanan namun juga kenyamanan masyarakat.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan setelah pelaksanaan pengamanan, Kabagops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, menegaskan bahwa pengerahan unit Gegana dalam pengamanan hari besar keagamaan merupakan bagian dari prosedur standar peningkatan pengamanan wilayah yang telah ditetapkan oleh Polda Kaltim. Menurutnya, setiap perayaan besar yang melibatkan banyak orang menjadi prioritas dalam penempatan personel kepolisian, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kehadiran kami di Vihara Buddha Manggala adalah untuk menjamin bahwa kemeriahan perayaan Imlek tidak terganggu oleh ancaman apa pun. Kami mengedepankan langkah preventif agar masyarakat dapat merayakan momen penting ini dengan penuh kedamaian dan rasa aman yang maksimal. Perayaan Imlek bukan hanya hari besar bagi komunitas etnis Tionghoa, namun juga menjadi bagian dari keberagaman budaya yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” tegas AKP Nugroho Widihyanto.

Pengelola Vihara Buddha Manggala, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Brimob Polda Kaltim atas dukungan pengamanan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian membuat para jemaat merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalankan ibadah, serta membuat seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan sangat lancar.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polri khususnya Brimob Kaltim yang telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek kali ini. Tanpa dukungan mereka, mungkin kita tidak dapat merayakan dengan suasana yang begitu khidmat dan damai seperti ini. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di masa mendatang,” ucap pengelola vihara tersebut.

Para jemaat yang hadir juga memberikan respon positif terhadap kehadiran aparat kepolisian di lokasi. Salah satu jemaat, Sri Wahyuni (45 tahun), menyatakan bahwa keberadaan personel kepolisian membuatnya merasa lebih aman saat membawa keluarga untuk beribadah. “Kita merasa lebih tenang karena tahu ada pihak yang menjaga keamanan kita. Ini membuat perayaan menjadi lebih menyenangkan dan kita bisa fokus pada doa serta momen kebersamaan dengan keluarga,” katanya.

Setelah selesainya rangkaian perayaan ibadah, tim Gegana Brimob Polda Kaltim melanjutkan patroli hingga malam hari untuk memastikan bahwa masyarakat yang pulang dari vihara dapat tiba di rumah dengan selamat, serta tidak ada potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi pasca-perayaan. Langkah ini menjadi bentuk komitmen yang tak pernah pudar dari kepolisian untuk selalu berada di sisi masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kondisi.

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Vihara Buddha Manggala Balikpapan ditutup dengan suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur, tidak hanya karena dapat merayakan bersama keluarga dan sesama, namun juga karena seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar berkat kerja sama yang erat antara pengelola vihara, masyarakat, dan pihak kepolisian.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!