Mahasiswi Berprestasi di Surabaya Nekat Mencuri Demi Bayar Indekos, Tangis Penyesalan Pecah Saat Bertemu Kapolrestabes – Keadilan Restoratif Diterapkan, Kapolrestabes Siap Bantu Biaya

Nasional

Surabaya,Seorang mahasiswi berprestasi di Surabaya terpaksa mencuri demi membayar biaya indekos, hingga akhirnya diketahui oleh korban. Tangis penyesalan pecah saat ia bertemu Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan, yang didampingi oleh sang ibu.

Dalam video yang diunggah Luthfie melalui akun Instagram pribadinya, mahasiswi tersebut mengaku terdesak oleh kondisi ekonomi keluarga. Meskipun prestasi akademiknya gemilang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85, ia harus menghadapi kesulitan finansial. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

Melihat latar belakang kondisi ekonomi yang sangat berat, Kapolrestabes memilih menerapkan keadilan restoratif. Proses hukum kemudian dihentikan setelah korban dan pelaku sepakat untuk berdamai. Bahkan, Luthfie menyatakan kesediaannya untuk membantu membayar biaya indekos mahasiswi tersebut.

Dilanjutkan, mahasiswi tersebut mengaku selama ini bertahan hidup dengan uang saku hanya Rp 200 ribu dalam sebulan. Saat ditanya bagaimana caranya bertahan dengan jumlah uang tersebut oleh Luthfie, ia menjawab bahwa ia memasak nasi sendiri dengan lauk sederhana berupa telur dadar dan mie.

Kisah ini segera menuai simpati dari publik dan kembali menyoroti kerasnya tekanan ekonomi yang masih menghantui mahasiswa berprestasi di Kota Surabaya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!