Sinergitas Tiga Pilar Kecamatan Rungkut Gelar Karya Bhakti Kebersihan Lingkungan di Kawasan Pasar Sopoyono – Polri, TNI, dan Pemkot Surabaya Bersinergi Wujudkan Kota Bersih, Sehat, dan Nyaman

TNI-POLRI Nasional

Surabaya,Dalam upaya konkret untuk meningkatkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat kerja sama antar lembaga, Tiga Pilar Kecamatan Rungkut menggelar kegiatan karya bhakti dan pembersihan lingkungan yang fokus pada kawasan Pasar Sopoyono, salah satu pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya. Kegiatan yang diinisiasikan sebagai bentuk kolaborasi strategis ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan Surabaya sebagai kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh penghuninya.

Kegiatan karya bhakti kali ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di area fasilitas umum yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang setiap hari. Pasar Sopoyono sendiri dipilih sebagai lokasi utama karena perannya yang sangat strategis sebagai sumber pasokan kebutuhan sehari-hari bagi warga di Kecamatan Rungkut dan sekitarnya, sehingga kebersihan di kawasan ini menjadi prioritas utama untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan pengguna.

Acara ini merupakan wujud nyata sinergitas yang erat antara tiga institusi penting, yaitu Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui dinas terkait serta pemerintahan kecamatan dan kelurahan. Kerjasama ini sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk menangani permasalahan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebanyak kurang lebih 30 personel gabungan dari ketiga instansi tersebut turut terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Personel Polri berasal dari Polsek Rungkut, sementara personel TNI diwakili oleh anggota Koramil wilayah setempat. Sementara itu, pihak Pemkot Surabaya diwakili oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, dinas perdagangan, serta aparatur kecamatan dan kelurahan Rungkut. Selain itu, beberapa relawan masyarakat lokal juga turut bergabung untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini, menunjukkan dukungan dan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan mereka sendiri.

Proses pembersihan dilakukan secara terpadu dan terarah, dengan membagi area kerja menjadi beberapa kelompok untuk memaksimalkan efektivitas. Kegiatan utama yang dilakukan meliputi:

  • Membersihkan area lantai dan lorong pasar dari sampah organik dan anorganik yang menumpuk
  • Membersihkan dan membongkar saluran air hujan serta got yang tersumbat, untuk mencegah genangan air yang dapat menjadi sumber penyakit dan sarang nyamuk
  • Membersihkan area sekitar pasar, termasuk trotoar jalan raya dan pekarangan sekitar fasilitas umum yang ada di kawasan Pasar Sopoyono
  • Memilah sampah sesuai jenisnya dan membimbing pedagang serta pengunjung pasar mengenai cara membuang sampah dengan benar

Selama pelaksanaan, suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Personel gabungan bekerja sama erat dengan masyarakat, saling membantu dan berbagi cerita sepanjang proses pembersihan berlangsung. Momen ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penyuluhan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta manfaatnya bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Beberapa pedagang di Pasar Sopoyono menyampaikan apresiasi mereka terhadap kegiatan ini, bahkan beberapa di antaranya menyatakan kesediaan untuk menjaga kebersihan area usaha mereka secara mandiri ke depannya.

Kapten Polisi Adi Prasetyo, Kasatpol PP Polsek Rungkut, yang turut mengikuti kegiatan, menyampaikan bahwa kerja sama antara Tiga Pilar ini menjadi pondasi penting dalam menangani berbagai permasalahan masyarakat, termasuk kebersihan lingkungan. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dalam membangun kota yang lebih baik. Melalui sinergitas ini, kita dapat menggabungkan sumber daya dan kemampuan masing-masing instansi untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Kegiatan karya bhakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga tentang membangun tali silaturahmi dan kepercayaan antara instansi dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Letnan Satu TNI Budi Santoso dari Koramil Rungkut menambahkan bahwa TNI selalu siap untuk mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pemeliharaan kebersihan dan keindahan lingkungan. “Sebagai bagian dari masyarakat, TNI memiliki tanggung jawab untuk membantu mewujudkan kondisi yang baik bagi seluruh rakyat. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kita bisa bekerja sama dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah kita,” jelasnya.

Kepala Kecamatan Rungkut, Bapak Slamet Wijaya, yang hadir untuk memimpin dan memantau pelaksanaan kegiatan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami sangat berterima kasih kepada Polri, TNI, dan seluruh relawan yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sinergi antara ketiga pilar ini semakin memperkuat komitmen kita untuk menjadikan Kecamatan Rungkut sebagai wilayah yang bersih, tertib, dan nyaman. Kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang rutin yang tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya menjelaskan bahwa pemeliharaan kebersihan lingkungan membutuhkan kontribusi dari semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga terkait, hingga masyarakat secara langsung. “Kegiatan karya bhakti seperti ini adalah langkah awal yang baik, namun yang lebih penting adalah menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Kami akan terus mendukung upaya seperti ini dan memberikan bantuan serta pembinaan agar kebersihan lingkungan di Surabaya dapat terjaga dengan baik,” ujar perwakilan tersebut.

Dengan adanya kegiatan karya bhakti kebersihan lingkungan ini, diharapkan sinergi antara Polri, TNI, dan Pemkot Surabaya semakin kuat dan dapat diperluas ke berbagai bidang lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, diharapkan juga kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta budaya hidup bersih yang menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari di wilayah Kecamatan Rungkut dan Kota Surabaya secara keseluruhan.

Pihak penyelenggara juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan dijadwalkan secara berkala di berbagai wilayah lain di Kecamatan Rungkut, dengan fokus pada area-area yang membutuhkan perhatian khusus terkait kebersihan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan efek domino yang positif, di mana setiap kawasan di kecamatan dapat menjadi contoh kebersihan bagi kawasan lainnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!