
SURABAYA – Anggota operasional Unit Reskrim Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan aksi dua bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berusaha membawa kabur sepeda motor milik warga kawasan Rungkut hingga ke wilayah Bangkalan, Madura. Penangkapan yang penuh drama ini terjadi pada hari Jumat (6/2/2026) dini hari di pertigaan Jalan Tangkel, setelah pihak kepolisian melakukan pengejaran lintas wilayah yang dimulai dari Surabaya dan melintasi Jembatan Suramadu.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh tim penyidik, kedua pelaku awalnya melakukan aksinya dengan menggasak sepeda motor jenis Honda Beat yang dimiliki oleh seorang warga di kawasan Rungkut. Pelaku menggunakan cara merusak rumah kontak untuk membobol kunci kendaraan. Setelah berhasil mendapatkan kendaraan hasil curian, para bandit langsung memacu motor tersebut secara beriringan dengan tujuan menghindari penangkapan dengan mengarah keluar kota.
Aksi tidak bertanggung jawab mereka mulai terendus ketika melintas di Jalan Medokan Semampir Indah, di mana mereka berpapasan dengan anggota opsnal Polsek Sukolilo yang tengah menjalankan tugas patroli rutin. Salah satu anggota polisi yang akrab dikenal dengan julukan ‘John Wick’ merasa ada sesuatu yang mencurigakan dari kedua orang yang mengendarai motor tersebut, sehingga memutuskan untuk membuntuti mereka secara diam-diam tanpa mengganggu jalannya lalu lintas.
Melihat diri mereka mulai diikuti, kedua pelaku kemudian meningkatkan kecepatan kendaraan mereka melebihi batas normal, melaju di sepanjang Jalan Ir. Soekarno (Merr) dengan tujuan menuju Jembatan Suramadu. Tim kepolisian yang tidak ingin kehilangan jejak target terus mengejar dengan tetap menjaga keamanan selama perjalanan, mulai dari Jalan Kenjeran hingga akhirnya melintasi perbatasan antara Surabaya dan Madura.
Kejar-kejaran yang cukup panjang tersebut akhirnya menemukan titik akhir di pertigaan Jalan Tangkel, Bangkalan. Kendaraan yang dikendarai para pelaku tiba-tiba berhenti karena kehabisan bensin, membuat mereka tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri lebih jauh. Petugas yang telah membayangi kedua pelaku sejak awal langsung mengambil tindakan penyergapan dengan cepat sebelum mereka sempat mencari jalan keluar lain.
Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, AKP Condro, mengonfirmasi bahwa selama proses penggeledahan di lokasi penangkapan, pihaknya berhasil menemukan barang bukti berupa kunci T yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksinya. “Saat digeledah kami temukan kunci T dan langsung kami bawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti ini akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan kasus ini,” ujar AKP Condro dalam keterangannya.
Hingga saat ini, identitas kedua pelaku yang ditangkap masih dirahasiakan oleh pihak kepolisian. Hal ini dilakukan karena tim penyidik tengah menjalankan proses interogasi mendalam dengan tujuan mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang mendasari aksi curanmor tersebut. Polisi menduga bahwa komplotan yang diperankan oleh kedua bandit ini telah melakukan serangkaian aksi di berbagai lokasi berbeda di wilayah Surabaya dan daerah sekitarnya.
AKP Condro menegaskan bahwa status perkara kasus pencurian kendaraan bermotor ini masih berada dalam tahap penyelidikan intensif. Tujuan dari penyelidikan yang sedang berlangsung adalah untuk melengkapi berkas perkara serta mencari kemungkinan adanya barang bukti lain yang dapat memperkuat kasus. “Nanti informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini kami sampaikan secara resmi pada saat yang tepat. Sampai saat ini, seluruh proses masih berjalan dalam tahap penyelidikan yang cermat dan teliti,” jelas Condro menutup keterangannya.
(red)
